Mission Indonesia

Sentuhan Keindahan Ukiran Nusantara Meriahkan Resepsi Hari Nasional Indonesia di Jenewa

September 12, 2011 Posted under  

 

“Dalam rangka memperingati HUT-RI ke-66 kami telah memutuskan untuk memilih ‘Ukiran Nusantara’sebagai tema resepsi diplomatik tahun ini seraya  mempromosikannya kepada komunitas diplomatik dan masyarakat Swiss di Jenewa.” Demikian diungkapkan Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi International Lainnya di Jenewa, Duta Besar Dian Triansyah Djani pada hari Senin, 12 September 2011.

Resepsi yang diselenggarakan setiap tahun ini telah menggelar eksibisi ukiran nusantara dari berbagai daerah di Bumi Nusantara. Adapun sejumah kerajinan yang ditampilkan kali ini adalah furniture ukiran kayu dengan motif ukiran Toraja, motif Kalimantan dan motif batik truntum, sulaman/ bordiran dari Padang dan Tasikmalaya, aneka ragam kerajinan dari tembaga, aneka wayang kulit dan wayang golek serta, aneka kipas dari  Aceh, Pekanbaru, Makassar,  Bali, dan Yogyakarta.

Tidak kalah meriahnya adalah sajian makanan tradisional Indonesia seperti sate ayam, siomay Bandung dan bihun goreng, lumpia sayur, martabak telur dan klepon yang turut meningkatkan pemahaman para tamu asing akan kekayaan kuliner Nusantara. Makanan tradisional tersebut disajikan secara terpisah dalam gubuk-gubuk kayu Nusantara sehingga turut memperkaya nuansa Indonesia dalam Ball Room Hotel Inter Continental Geneva. 

Disaat menikmati sajian makanan Indonesia dan mengagumi berbagai ukiran Nusantara, para tamu asing juga dihibur oleh penampilan seni tari Wira Pertiwi dan Gamelan dan pertunjukan wayang kulit oleh kelompok Kyai Gandrung Pimpinan Sri Djoko Wiyono.

"Ada kebanggaan tersendiri saat memperkenalkan hasil karya para pengrajin anak bangsa di luar negeri. Keanekaragaman kerajinan tangan Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang sangat berharga", ujar Duta Besar Dian Triansyah Djani saat menjamu tamu dan para undangan dengan mengenakan busana Teluk Belanga.

Para tamu yang terdiri dari para VIP Jenewa, Duta Besar kalangan Diplomatik dan masyarakat internasional menyampaikan decak kagum mereka terhadap kerajinan dan budaya nusantara yg menggambarkan keanekaragaman wilayah Indonesia.

 

Jenewa, 12 September 2011

 

 

Ambassador Dian Triansyah Djani received honorary guests

 

Wira Pertiwi dance

 

Kyai Gandrung gamelan and wayang

 

Indonesian woodcraft and embroideries