Mission Indonesia

Dewan HAM PBB Sahkan Resolusi Bentuk Misi Pencari Fakta

June 02, 2010 Posted under Human Rights and Humanitarian Issues 

 
Delegasi Indonesia bersama anggota Kelompok OKI dan GNB pada hari Rabu, 2 Juni 2010 berhasil mendorong pembentukan Misi Pencari Fakta Independen Internasional (Independent International Fact Finding Mission, IIFFM) untuk melakukan investigasi terhadap serangan militer Israel terhadap Kapal Mavi Marmara yang membawa relawan dan bantuan kemanusiaan menuju ke Jalur Gaza pada tanggal 31 Mei 2010. Anggota Misi tersebut akan dipilih oleh Presiden DHAM untuk segera bekerja dan melaporkan hasil penyelidikannya dalam Sesi ke-15 Sidang DHAM pada bulan September 2010.   
 
Pembentukan IIFFM diputuskan dalam sesi “Urgent Debate” pada Sidang Dewan HAM PBB hari ini melalui suatu resolusi berjudul The Grave Attacks by Israeli Forces against the Humanitarian Boat Convoy. ‘Disahkannya resolusi memberikan pesan kuat kepada masyarakat internasional bahwa apa yang dilakukan oleh Israel tergolong pelanggaran segala aspek dan norma kemanusiaan dan HAM’ tegas Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Dian Triansyah Djani, seusai persidangan di Dewan HAM.
 
Dubes Djani menggarisbawahi bahwa sesi ‘Urgent Debate’ dalam Sidang DHAM kali ini melalui resolusi telah memberikan penekanan khusus terhadap aspek pelanggaran HAM dan kemanusiaan yang dilakukan Israel seraya mendesak negara tersebut untuk mencabut blokade Jalur Gaza guna memberikan askes bantuan kemanusiaan dari masyarakat dan organisasi internasional. Selain itu, Dubes Djani menjelaskan resolusi tersebut juga telah mengutuk keras tindakan ilegal Israel di perairan internasional ; menyayangkan jatuhnya korban; meminta Israel mencabut blokade dan memberikan akses bagi bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza ; dan meminta Israel bertanggung jawab atas tindakannya.
  
Resolusi yang disahkan oleh Dewan HAM PBB pada hari Rabu, 2 Juni 2010 dilakukan melalui pemungutan suara dengan 32 negara mendukung (termasuk Indonesia), 9 negara abstain dan 3 negara menolak. Delegasi Indonesia yang turut berperan dalam menghasilkan resolusi ini merupakan bukti konkrit konsistensi dan solidaritas Indonesia dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk mencapai kemerdekaan dan menjalani kehidupan yang layak. 
 
     

Jenewa, 2 Juni 2010