Mission Indonesia

DUNIA AKUI KEPEMIMPINAN INDONESIA PADA KELOMPOK 77 DAN CHINA

January 17, 2013 Posted under Economy, Development and Environment 

 

PRESS RELEASE

DUNIA AKUI KEPEMIMPINAN INDONESIA PADA KELOMPOK 77 DAN CHINA

 

“Untuk kesekian kalinya Indonesia memperoleh pengakuan dari masyarakat internasional atas peran, kontribusi pemikiran serta kepemimpinannya di organisasi internasional”.  Demikian ditegaskan oleh Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Duta Besar Triyono Wibowo, setelah acara serah terima Keketuaan G-77 dan China chapter Jenewa dari Indonesia kepada Ekuador di Gedung PBB, Jenewa, Kamis, 17 Januari 2013.

Dalam sambutannya, Dubes Triyono menyampaikan beberapa hal-hal yang dilakukan Indonesia selama masa keketuaannya pada tahun 2012. “Selain mengkoordinasikan posisi bersama dan menyuarakan kepentingan negara berkembang di forum multilateral, Indonesia telah menjalankan kepemimpinan dengan pendekatan yang tidak sekedar business as usual, dengan berbagai kegiatan konkrit, realistis, dan pragmatis, demikian ditegaskan oleh Dubes Triyono. Dubes Triyono juga memaparkan beberapa contoh capaian kepemimpinan Indonesia antara lain pembentukan posisi Wakil Ketua yang kemudian secara otomatis menjadi Ketua pada tahun berikutnya, pelaksanaan pelatihan kapasitas para negosiator pertama bagi negara anggota G-77 dan China, perumusan road map revitalisasi G-77 dan China menghadapi hari jadinya yang ke-50 pada tahun 2014, serta usulan untuk melakukan persiapan proses review MDGs tahun 2015, sekaligus merumuskan masukan post-2015 development agenda yang akan menjadi fokus pembahasan perayaan hari jadi UNCTAD (United Nations Conference on Trade and Development) ke-50 pada tahun 2014.

Sementara itu, Wakil Tetap Ekuador di Jenewa, Duta Besar Miguel Carbo Benites setelah menerima Keketuaan G-77 dan China, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas berbagai terobosan yang dilakukan Indonesia. Dubes Benites menekankan bahwa kepemimpinan Indonesia telah meletakkan dasar untuk kelanjutan peran G-77 dan China yang lebih kontekstual, relevan dan antisipatif terhadap perubahan global yang sering berubah secara cepat. 

Pengakuan dan sambutan positif juga diberikan oleh sebagian besar negara anggota G-77 dan China yang hadir pada acara tersebut. Mereka memberikan statements penghargaan atas berbagai program kegiatan Indonesia yang dianggap ambisius dan action-oriented. Selain itu, mereka juga menyambut sangat positif inisiatif Indonesia yang mengusulkan revitalisasi G-77 dan China dalam perayaan Hari Jadi G-77 dan China, dengan pendekatan retrospektif dan prospektif.

Keketuaan Indonesia bertepatan dengan masa krusial bagi UNCTAD yaitu pelaksanaan Konferensi UNCTAD XIII di Doha, Qatar, yang diselenggarakan pada 21-26 April 2012. Konferensi tersebut berhasil memperkuat mandat UNCTAD dan sekaligus menetapkan arah kerjasama internasional di bidang perdagangan dan pembangunan untuk periode empat tahun ke depan.

Acara serah terima keketuaan dari Indonesia kepada Ekuador tersebut dihadiri oleh Sekjen UNCTAD Dr. Supachai Panitchpakdi, Direktur Eksekutif South Center Martin Khor, para Wakil Tetap/Duta Besar negara anggota G-77 dan China, dan para diplomat serta staf UNCTAD.

Sekjen UNCTAD menyatakan Indonesia telah sukses menjalankan keketuaannya yang sangat strategis di masa sulit khususnya saat UNCTAD XIII Conference di Doha serta tindak lanjutnya. Pernyataan senada juga muncul dari Direktur Eksekutif South Center yang mengungkapkan keberhasilan Indonesia meningkatkan profil dan postur G-77 dan China di panggung diplomasi internasional.

G-77 dan China adalah sebuah Kelompok yang didirikan di Jenewa, 15 Juni 1964. Kelompok ini beranggotakan 132 negara berkembang. Tujuan pembentukannya adalah untuk memperjuangkan kepentingan negara berkembang di forum PBB dan forum multilateral lainnya. Indonesia terpilih menjadi Ketua G-77 dan China chapter Jenewa pada awal tahun 2012

PTRI Jenewa, 17 Januari 2013