Mission Indonesia

PESTA RAKYAT DALAM RANGKA HUT RI ke-68 “MASYARAKAT INDONESIA BERSUKA CITA SAMBIL BERDERMA DALAM PESTA RAKYAT DI JENEWA” 18 AGUSTUS 2013

August 18, 2013 Posted under Special Events 

 

PRESS RELEASE  

 “MASYARAKAT INDONESIA BERSUKA CITA SAMBIL BERDERMA

DALAM PESTA RAKYAT DI JENEWA”

18 AGUSTUS 2013

 

Suka cita Warga Negara Indonesia di Jenewa dan sekitarnya dalam menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-68 sangat terasa dalam Pesta Rakyat di Wisma Duta Besar/Wakil Tetap RI di Jenewa, 18 Agustus 2013.  Masyarakat Indonesia di Jenewa membanjiri Wisma untuk meramaikan Pesta Rakyat yang digelar pertama kalinya di Jenewa sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT kemerdekaan Indonesia.

“Pesta Rakyat ini diselenggarakan selain untuk menutup rangkaian kegiatan pertandingan olah raga dalam rangka HUT RI, juga merupakan pesta bagi masyarakat Indonesia untuk bersantai dan bergembira bersama sambil menikmati makanan Indonesia”, demikian disampaikan oleh Dubes Triyono Wibowo saat membuka Pesta Rakyat pagi itu. Lima belas stand yang diusung oleh masyarakat Indonesia berdiri di halaman Wisma, menawarkan makanan dan minuman, serta berbagai kerajinan tangan dan pakaian bercorak tradisional. Bahkan salah satu “stand” merupakan inisiatif spontan warga yang tinggal 160 km dari Jenewa dan baru mendengar mengenai rencana penyelenggaraan Pesta Rakyat satu hari sebelumnya.

Keceriaan dan kegembiraan di tengah cuaca cerah musim panas semakin terlihat saat berbagai perlombaan dan pertandingan untuk anak-anak dan dewasa digelar. Balap karung, sepak bola sarung, dorong balon dengan tongkat, lomba memasukkan pensil dalam botol, balap kelereng, tarik tambang, dan permainan lainnya menjadikan siang itu penuh tawa dan sorak sorai. Selain masyarakat Indonesia, beberapa warga setempat dan warga asing pemerhati Indonesia juga ikut serta mencoba bertanding pada beberapa perlombaan tradisional.  Mereka juga tampak menikmati berbagai menu khas Indonesia seperti rujak cingur, sate padang, sate Madura, gudeg, dan martabak manis.

“Saya tadi ikut sepak bola sarung.  Tidak menang, tetapi saya senang sekali.  Saya juga sudah makan es teler.  Saya kangen sekali dengan Jakarta”, demikian salah satu warga Jepang yang fasih berbahasa Indonesia.  Ia pernah tinggal di Jakarta dan kini bekerja di organisasi internasional di Jenewa.

Di sela-sela suasana kekeluargaan dan kebersamaan sambil menikmati kuliner tanah air, pengunjung juga dihibur dengan pertunjukan musik serta tarian tradisional berupa Tari Yapong dan Tari Angsa sumbangan Paguyuban Joglo Semar, serta pertunjukan angklung oleh kelompok Le Sangkuriang yang membawakan lagu Manuk Dadali dan Osole Mio. Lebih dari 100 hadiah menarik dibagikan, baik hadiah pertandingan olah raga, hadiah permainan selama Pesta Rakyat, maupun door prize.  Selama acara berlangsung, terkumpul dana sebesar 1170 franc Swiss dari door prize, yang akan disumbangkan kepada Yayasan Pendidikan Dana Dutika Cendrawasih di Jakarta, untuk mendukung pengelolaan beberapa sekolah yang juga menampung siswa yang kurang mampu.

Meski kegiatan ini baru pertama kali diselenggarakan di Jenewa, namun tidak akan menjadi yang terakhir dan bahkan diharapkan menjadi tradisi setiap tahun dalam rangka peringatan HUT RI sebagaimana disampaikan oleh Dubes Triyono Wibowo.  Sampai bertemu di Pesta Rakyat tahun berikutnya!

Jenewa, 18 Agustus 2013