Mission Indonesia

Siaran Pers Resepsi Diplomatik HUT RI ke-68 Jenewa, 21 Agustus 2013

August 21, 2013 Posted under Special Events 

 

Keindahan Tenun Nusantara Pukau Masyarakat Jenewa

dalam Meriahnya Resepsi HUT RI ke-68

 

Keragaman budaya Indonesia dalam berbagai bentuknya kembali menjadi objek kekaguman dari para delegasi serta tamu asing di Kota Jenewa yang telah menghadiri acara resepsi diplomatik Perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68 pada tanggal 21 Agustus 2013, bertempat di Hotel Intercontinental, Jenewa. Berbagai hidangan seni kuliner khas Indonesia, pertunjukan budaya, serta penataan dekorasi yang bernuansa Indonesia semakin menambah kental atmosfir ‘pengalaman’ Indonesia pada acara tersebut.

Acara resepsi diplomatik tersebut merupakan puncak dari rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-68. Duta Besar/WakilTetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Dubes Triyono Wibowo, telah bertindak selaku tuan rumah resepsi diplomatik yang dihadiri oleh sekitar 300 tamu undangan, yang antara lain terdiri dari pimpinan dan staf dari berbagai Perutusan Tetap dari berbagai negara dan organisasi internasional yang berkedudukan di Jenewa. Selain itu,  resepsi tersebut juga telah dihadiri oleh mitra kerja penting lainnya, seperti pejabat pemerintah Swiss, kanton/negara bagian Jenewa, serta perwakilan dari masyarakat Indonesia di Jenewa, termasuk Warga Negara Indonesia yang bekerja di berbagai organisasi internasional di Jenewa.

Tingkat kehadiran yang tinggi dari para tamu asing tersebut sangatlah menggembirakan, terutama mengingat acara tersebut diselenggarakan pada saat delegasi yang berdomisili di Jenewa masih dalam masa liburan musim panas. Hal ini juga semakin menandakan tingginya penghargaan dari para delegasi asing di Jenewa terhadap profile Indonesia serta Delegasi Indonesia di Jenewa.

Sebagaimana yang selalu dilakukan dalam setiap kesempatan resepsi, PTRI Jenewa selalu berupaya menampilkan sesuatu yang baru dalam berbagai acara. Pada acara ini, PTRI Jenewa bekerjasama dengan beberapa WNI serta perkumpulan budaya masyarakat Indonesia di Jenewa telah menampilkan pertunjukan tari Ondel-Ondel dari Jakarta dan tari Cendrawasih dari Bali. Tema dekorasi yang dipilih adalah Tenun Nusantara, di mana para pengunjung berkesempatan untuk menyaksikan pameran berbagai jenis kain tenun dari berbagai daerah di tanah air. Kain-kain tenun yang ditampilkan merupakan koleksi pribadi dari istri Watapri, Ibu Moelik Triyono Wibowo.

Berbagai makanan dan cemilan khas Indonesia menjadikan ‘pengalaman’ Indonesia tersebut lengkap. Makanan tradisional yang disajikan termasuk nasi goreng, kambing guling dan sate ayam, serta berbagai cemilan khas Nusantara, termasuk dadar gulung dan lemper yang semuanya tandas disantap para tamu.

Para tamu secara spontan melontarkan apresiasi yang tinggi atas ‘pengalaman’ Indonesia yang dirasakan dan sulit dilupakan. Hal tersebut pada pada gilirannya dapat menjadikan mereka sebagai ‘promotor’ Indonesia di dunia internasional.

 

---ooo---