Mission Indonesia

Indonesia serukan perlunya perhatian terhadap pemberian akses kepada keadilan serta keadilan restoratif bagi anak

March 11, 2014 Posted under Human Rights and Humanitarian Issues 

 

Indonesia menilai bahwa akses terhadap keadilan serta keadilan restoratif (access to justice and restorative justice) bagi anak yang menghadapi masalah hukum merupakan isu yang perlu mendapat perhatian memadai dari masyarakat internasional. Di tingkat nasional, diperlukan kerangka hukum untuk menjamin terciptanya keadilan bagi anak-anak tersebut. Selain itu, berbagai mekanisme regional dan internasional dapat membantu negara dalam membentuk kerangka hukum tersebut melalui kompilasi best practices di bidang ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Wakil Tetap RI pada PBB di Jenewa, Duta Besar Edi Yusup, pada saat menjadi pembicara pada acara Access to Justice and Restorative Justice for Children Side Event, tanggal 11 Maret 2014, bertempat di Kantor PBB Jenewa. Acara tersebut merupakan salah satu Side Event yang diselenggarakan di tengah-tengah penyelenggaraan Sesi ke-25 Sidang Dewan Hak Asasi Manusia (DHAM) PBB yang berlangsung tanggal 3-28 Maret 2015.

Lebih lanjut, Duta Besar Edi Yusup menyampaikan bahwa pemerintah perlu terus melakukan kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memajukan pemberian akses terhadap keadilan serta keadilan restoratif untuk anak-anak tersebut. Kerjasama tersebut sangat dibutuhkan terutama dalam rangka mendorong pengembangan kemampuan aparat pemerintah dalam bidang ini, khususnya bagi para hakim, jaksa, pengacara serta para aparat penegak hukum lainnya.

Disampaikan pula bahwa UU Republik Indonesia mengenai Perlindungan Anak telah menjamin pemberian akses terhadap keadilan bagi anak-anak yang menghadapi kasus hukum. Selain itu, peraturan yang mengatur sistem peradilan anak (juvenile justice system) telah mencakup prinsip keadilan restoratif bagi anak-anak.

Acara Side Event ini diselenggarakan bersama oleh Pemerintah Norwegia, Pemerintah Indonesia serta Kantor Special Representative of the UN Secretary-General for Violence against Children. Tujuan penyelenggaraan acara ini adalah sebagi forum tukar pikiran mengenai pengalaman berbagai negara di dalam aspek access to justice and restorative justice for children. Diharapkan acara ini akan dapat mendorong kerjasama internasional di antara negara-negara anggota PBB serta seluruh pemangku kepentingan lainnya untuk memajukan isu ini.

Selain Duta Besar Edi Yusup, para pejabat lain yang telah menjadi pembicara pada acara ini adalah Duta Besar Steffen Kongstad, Watap Norwegia pada PBB; Mr. Tim Chapman dari University of Ulster, Irlandia Utara; Ms. Anne Lindboe, dari LSM Children’s Ombudsman of norway, serta Mr. Nikhil Roy dari LSM Penal Reform International.

 

Jenewa, 11 Maret 2014

 

 

 

 

Dubes Edi Yusup

Keterangan foto : Deputi Wakil Tetap RI pada PBB di Jenewa, Duta Besar Edi Yusup, pada saat menjadi pembicara pada acara Access to Justice and Restorative Justice for Children Side Event (dok. PTRI Jenewa)