Mission Indonesia

Presiden RI peroleh penghargaan “Global Champion for Disaster Risk Reduction” di Jenewa, tanggal 10 Mei 2011

May 10, 2011 Posted under Human Rights and Humanitarian Issues 

 

Presiden RI, Bp. DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 10 Mei 2011 telah menerima Penghargaan “Global Champion for Disaster Risk Reduction” yang diumumkan di Jenewa oleh Sekretaris Jenderal PBB, Mr. Ban Ki Moon. Penghargaan tersebut dilakukan bersamaan dengan Opening Ceremony Sidang ke-3 Global Platform for Disaster Risk Reduction di Jenewa, tanggal 10 Mei 2011. Pengumuman pemberian penghargaan tersebut dilakukan di depan 82 delegasi negara yang 17 di antaranya dipimpin oleh Presiden/Wakil Presiden menteri dan pejabat setingkat menteri, 24 organisasi internasional, dan dihadiri oleh 2500 delegasi dari seluruh dunia, termasuk Delegasi RI yang dipimpin oleh Kepala BNPB, DR. Syamsul Maarif. Sidang telah di buka oleh Sekjen PBB, Ban Ki Moon, diikuti sambutan video dari Presiden RI, Dr. Susilo Bambang Yudhoyono dan sambutan dari Dr. Sri Mulyani, Managing Director World Bank, serta Mr. isatou Njie-Saidy, Presiden Former Yugoslav Republic of Macedonia.

Sekjen PBB, Mr. Ban Ki Moon menyampaikan bahwa pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong bagi masyarakat internasional untuk mencontoh keberhasilan Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kesadaran pentingnya pencegahan bencana, serta menerapkannya dalam kebijakan nasional yang efektif. Pemerintah RI juga diapresiasi atas kontribusi aktifnya dalam berbagai kebijakan pencegahan resiko bencana di seluruh tingkatan, serta mendorong peningkatan investasi di bidang pencegahan resiko bencana.

Dr. Syamsul Maarif, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) yang mewakili Presiden RI untuk menerima anugerah "Global Champions for Disaster Risk Reductions" menyambut baik penganugerahan penghargaan tersebut sebagai dorongan lebih lanjut upaya nasional di bidang pengurangan resiko bencana yg melibatkan pilar pemerintah, masyarakat dan dunia usaha." Ditekankan bahwa dunia internasional mengakui upaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam melindungi masyarakat dari dampak bencana serta upaya yang dilakukan dalam mengintegrasi Pengurangan Risiko Benca dalam program pembangunan. presiden RI sangat instrumental dalam menekankan budaya aman dan peran serta masyarakat dalam penanganan bencana, baik di tingkat nasional maupun lokal.

Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa, Duta Besar Dian Triansyah Djani, menegaskan bahwa diberikannya penghargaan tersebut merupakan wujud nyata penghargaan dunia atas kepeloporan, komitmen dan dedikasi Presiden RI maupun Pemerintah Indonesia dalam mengatasi berbagai bencana alam, maupun berbagai upaya inovatif dalam pengurangan resiko bencana. Komitmen tersebut dinilai telah dirasakan manfaatnya tidak saja dalam penanggulangan bencana di tanah air, namun juga peran dan bantuan Indonesia di kawasan ASEAN maupun di seluruh dunia.

Sidang ke-3 Global Platform for DRR yang diselenggarakan tanggal 8-13 Mei 2011 tersebut merupakan pertemuan dua tahunan yang menjadi forum tingkat tinggi dalam kerangka PBB yang membahas mengenai pencegahan dan penanganan bencana. Pada tahun ini, Sidang ke-3 Global Platform for DRR  diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi para pemimpin dunia, pejabat pemerintahan, parlemen, aktivis LSM, maupun pejabat-pejabat daerah untuk memperkuat upaya-upaya pencegahan dan membangun ketahanan masyarakat dalam mengurangi dampak bencana.

Sidang ini akan mengambil tema “Invest Today for a Safer Tomorrow: Increased Investment in Local Action”, dan selanjutnya akan membahas sejumlah isu penting mengenai 1) Recovering and Reducing Risks after Disasters - World Reconstruction Conference; the Economics of Disaster Risk Reduction; dan Strengthening Alliances for Climate Change Adaptation and Development. Di samping itu, direncanakan pula penyelenggaraan 60 side events, dan 10 market place / stalls yang akan menjadi ajang showcase dan lessons learned dari sejumlah negara dalam kaitannya dengan penanganan bencana. Sidang akan ditutup pada tanggal 13 Mei 2011 dan diharapkan akan menghasilkan outcomes berupa sejumlah rekomendasi arah dan fokus kebijakan, memperkuat dan memajukan implementasi DRR pada tingkat nasional dan lokal, serta memperkenalkan sejumlah investasi-investasi dan komitmen-komitmen baru.

 

 

Jenewa, 10 Mei 2011