Mission Indonesia

Indonesia Ambil Bagian dalam Penggalangan Dana Bagi Anak-anak di Seluruh Dunia

November 23, 2010 Posted under  

 

“Anak-anak merupakan asset bangsa karena di pundak mereka terletak nasib bangsa di masa depan. Oleh karena itu sudah sepatutnya seluruh anak-anak di dunia diberi kesempatan yang sama untuk mengecap hak-haknya, terutama atas kesehatan dan pendidikan yang layak.” Demikian ditegaskan Duta Besar/ Wakil Tetap, Dian Triansyah Djani, di sela-sela Kegiatan Bazaar United Nations Women’s Guild (UNWG) of Geneva, yang diselenggarakan di Gedung PBB Jenewa, Selasa, 23 November 2010.

Kegiatan Bazaar tahunan yang kali ini bertemakan “One child, one dream come true, one smile” diorganisir oleh UNWG, perkumpulan wanita-wanita di seluruh dunia dalam wadah PBB di Jenewa. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menggalang dana guna membiayai program-program kemanusiaan yang dikhususkan untuk membantu anak-anak yang kurang mampu.

Geliat Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa sejak pagi hari sudah menampakkan kegiatan yang lain dari hari-hari biasanya. Sepanjang lorong lantai dasar dan atas gedung tersebut dipenuhi dengan gerai-gerai dari berbagai negara yang menjual kerajinan dan makanan khas masing-masing negara. PTRI Jenewa didukung oleh Dharma Wanita Persatuan PTRI Jenewa, seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ketinggalan mengambil bagian dalam kegiatan kemanusiaan tersebut dengan membuka gerai kerajinan tangan khas Indonesia dan gerai makanan “Kampoeng Indonesia”. 

PTRI Jenewa juga sekaligus memanfaatkan kesempatan Bazaar ini sebagai ajang promosi keanekaragaman budaya Indonesia pada masyarakat internasional. “Kita harus selalu mempromosikan keragaman, keindahan dan keunikan budaya Indonesia, baik melalui kerajinan tangan maupun kuliner khas Indonesia yang juga telah terkenal di seluruh dunia dalam berbagai kesempatan yang ada,” ujar Dubes Djani.

Dari tahun ke tahun gerai Indonesia senantiasa diminati oleh masyarakat internasional. Pengunjung rela berdesakan untuk memborong berbagai pernik kerajinan Indonesia. Sesekali terdengar decak kagum para pengunjung melihat keindahan dan keunikan kain batik dan tenun serta kerajinan tangan Indonesia lainnya yang dijual di gerai tersebut.

Nikmatnya nasi dan mie goreng khas Indonesia, beserta sate dan lumpia yang lezat, menambah keramaian gerai makanan “Kampoeng Indonesia”. Tidak heran jika banyak pengunjung yang rela antri untuk dapat mencicipi masakan tradisional Indonesia yang disajikan.

Hasil dari penjualan gerai kerajinan dan makanan Indonesia pada Bazaar diserahkan kepada UNWG untuk kemudian disalurkan untuk mendanai program-program kemanusiaan bagi anak-anak di seluruh dunia, termasuk program-program bagi peningkatan ksejahteraan anak-anak Indonesia.

 

Jenewa, 23 November 2010

 

 


 Bazaar 2010

Foto : Watapri/Dubes Dian Triansyah Djani dan Ibu Lista Dayanti Djani ikut menyambut pengunjung di gerai makanan Indonesia yang ramai dikunjungi masyarakat Internasional di Jenewa (dok. PTRI Jenewa)