Mission Indonesia

Bendera ASEAN untuk Pertama Kalinya Berkibar Menghiasi Langit Biru Jenewa

August 08, 2011 Posted under  

 

“Pengibaran bendera ASEAN yang pertama kalinya di PTRI Jenewa melambangkan identitas dan visi ASEAN untuk secara bersama-sama mencapai perdamaian dan kesejahteraan untuk masyarakat sebagai komitmen  bersama untuk mewujudkan suatu komunitas ASEAN.” Demikian disampaikan oleh Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Duta Besar Dian Triansyah Djani pada acara pengibaran bendera ASEAN untuk memperingati 44 tahun berdirinya ASEAN di halaman Perutusan Tetap RI di Jenewa pada hari Senin, 8 Agustus 2011.

Ditambahkan oleh Wakil Tetap RI bahwa sepanjang sejarah berdirinya, ASEAN telah membuktikan diri sebagai organisasi regional yang sukses dengan berbagai pengalaman, tantangan yang dihadapi, kerjasama yang dilakukan dan capaian-capaian sepanjang lebih dari empat dekade. Ditekankan bahwa ASEAN dianggap sebagai organisasi yang kredibel, moderat dan selalu mengupayakan solusi untuk berbagai isu global di forum multilateral dan organisasi internasional yang bermarkas di Jenewa.

Upacara pengibaran bendera ASEAN dengan diiringi lagu ASEAN atau ASEAN anthem (the ASEAN Way) dihadiri oleh pata Duta Besar perwakilan negara-negara ASEAN di Jenewa serta puluhan warga ASEAN yang bermukin di Jenewa. Pada acara tersebut, untuk pertama kalinya pula ASEAN anthem diperdengarkan di Jenewa dan mulai hari ini secara resmi bendera ASEAN akan berkibar di setiap perwakilan negara ASEAN di Jenewa dan dipergunakan pada acara-acara resmi ASEAN.

Bendera ASEAN melambangkan ASEAN yang stabil, damai, bersatu dan dinamis. Warna merah, biru, kuning dan putih pada bendera ASEAN melambangkan perdamaian, stabilitas, keberanian, dinamisme, kesucian dan kesejahteraan. Lambang ASEAN berupa serumpun padi di tengah lingkaran merupakan simbol persatuan negara-negara di Asia Tenggara dalam persahabatan dan solidaritas.

ASEAN terdiri dari Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Filipina, Viet Nam dan Indonesia. ASEAN secara resmi terbentuk pada 8 Agustus 1967 dengan ditandatanganinya Deklarasi Bangkok oleh pemimpin dari 6 negara (Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand dan Indonesia). Keempat negara anggota lain (Kamboja, Laos, Myanmar dan Viet Nam) bergabung tidak lama setelah itu.

Keberadaan ASEAN sebagai organisasi regional yang mumpuni semakin dikukuhkan dengan berlakunya Piagam ASEAN pada 15 Desember 2008. Piagam ASEAN merupakan kesepakatan yag mengikat secara hukum 10 negara anggota ASEAN dan berperan sebagai dasar yang kuat dalam mewujudkan komunitas ASEAN dengan menyediakan status hukum dan kerangka institusi ASEAN.

 

Jenewa, 8 Agustus 2011